Sabtu, 17 Januari 2015

Senyum

Senyum adalah cara untuk menyelesaikan banyak masalah  dan
Diam adalah cara untuk menghindari banyak masalah
jadi tetaplah senyum 


Selasa, 13 Januari 2015

Ajarkan Aku

Ajarkan aku untuk melepas rasa malas, dari belenggu keraguan untuk berjalan, dari ketenangan malam yang menahan angan.
Ajarkan aku untuk melepas penat, dari ketidakdayaan terhadap lingkungan, dari peringatan dan ancaman tuhan tentang kayangan,
Ajarkan aku untuk menarik segenggam nafas, untuk berlari mengitari bumi, untuk melupakan segala beban diri.
Ajarkan aku untuk membuka mata, agar terbebas dari kegelapan yang kelam, agar dapat melihat tingginya awan.
Ajaklah aku bergerak dari kesunyian malam dan bersiap menghadapi kenyataan siang yang penuh tantangan dan bergelimang angan kebersamaan.
Aku ini hanyalah seorang tak berdaya yang mengharapkan kebahagiaan hidup dalam persembunyian rumah


hahaha alay bgt, titotttttttttttttt :)

Selasa, 06 Januari 2015

Ketika Malam Tiba

Malam adalah saat dimana ku belajar merangkai kata
Saat ku mengheningkan jiwa
Malam adalah saat dimana angan ini dapat terbang
Saat pikiranku melayang untuk mencari bintang
Malam adalah saat dimana hati ini terlukis namamu sayang

HIASI MALAMMU DENGAN KEBAHAGIAAN :|)



Selasa, 28 Oktober 2014

Senin, 20 Oktober 2014

Arti Sebuah Ujian dan Cobaan


Arti Sebuah Ujian dan Cobaan

Arti Ujian dan Cobaan Arti Sebuah Ujian dan Cobaan- Abu Al Haitsam berkata: ” ujian dapat menjadikan kebaikan dan dapat menjadikan keburukan. Asalnya adalah mihnah (cobaan). Alloh ‘Azza wa jalla mengunji hambanya dengan kebaikan yang membahagiakan,  agar diselidiki rasa syukurnya serta di uji dengan bencana tidak disukai agar diselidiki kesabarannya kemudian terbuktikan.
 Seringkali kebanyakan manusia tidak bisa memahami suatu kenyataan yang bergulir disepanjang perjalanan hidupnya. Padahal kenyataan tersebut senantiasa menyertai setiap tarikan nafas dan ayunan langkah kehidupan. Kadangkala kenyataan itu berArti Ujian dan Cobaanbentuk suatu hal yang membahagiakan dirinya ataupun sebaliknya justru membuat dirinya sangat kecewa. Maka pada kondisi tertentu ketika manusia mendapatkan suatu kenyataan yang menyenangkan, sedangkan dirinya tidak bisa memhami hal itu akan membuat dirinya menjadi manusia yang takabur tidak pernah bisa mau untuk bersyukur. Jika kali lain dia mengecap suatu kepahitan yang tak pernah dia bisa memahaminya itu akan menjadikan dirinya menjadi manusia yang mudah berputus asa. Dari sini kita bisa menyimpulkan akan pentingnya duduk sejenak merenungi berbagai lika-liku perjalanan hidup kita, yang pada hakikatnya itu semua merupakan suatu kenyataan dalam hidup, sering orang menyebutnya sebagai ujian.
Nilai urgensi (pentingnya) yang bisa kita raih dari mencoba memahami arti sebuah ujian diataranya:
Pertama, mengobati jiwa yang sedang mengeluh karena tertundanya kesuksesan yang didamba, jiwa yang sedang goncang menanggung pahitnya kesabaran serta beratnya ujian dan dahsyatnya tipu daya lawanya. Abu Abdulloh khobab bin Al Art berkata saat Rasululloh saw sedang berbaring beralaskan burdah di dalam naungan Ka’bah, kami mengeluh kepada beliau, kami katakan; “cobalah mintakan pertolongan kepada Alloh swt untuk kami, cobalah berdoa untuk kami…” beliau saw bersabda: “sesungguhnya ada di antara orang-orang sebelum kalian seseorang yang di tangkap, digalikan lubang untuknya dan dikuburkan di dalamnya. Kemudian diambilkan gergaji besar yang diletakkan untuk membelah kepalanya menjadi dua bagian serta dicincang dengan sisir terbuat dari besi yang menyayat-nyayat danging dan tulang belulangnya untuk memalingkan dia dari agama Alloh swt. Demi Alloh , sesungguhnya Dia swt akan menyempurnakan kemenangan  agama ini, sampai- sampai seorang musafir melakukan perjalanan dari Shan’a ke Hadra maut tanpa merasa takut kepada siapapun kecuali Alloh swt, padahal srigala selalu mengintai kambingnya. Akan tetapi kalian terlalu tergesa-gesa”(tidak sabar). ( Al Bukhari . ‘Alamt an nubuwwah, 7/126) pada riwayat lain; ” saat beliau saw beralaskan burdah, dan kami saat itu selalu mendapatkan siksa kaum musyrikin”.
Kedua,  mempersiapkan dan memperkokoh diri serta menentramkan hati guna menghadapi rintangan-rintangan, kesulitan dan kepahitan yang di temui dalam medan dakwah, dimana hal ini semua merupakan jalan yang dapat menghantarkan pelakunya ke dalam Surga. Rasululloh saw bersabda:
” ( jalan untuk meraih surga ) Jannah itu diliputi oleh kepahitan sedangkan (jalan yang menuju neraka) Naar) diliputi oleh banyak kesenangan”.
Ketiga, meluruskan jalan dan memotivasi jiwa menuju yang lebih sempurna setelah kita mendapatkan faidah dari memahami ujian dan kemudian menjauhi berbagai kesalahan. Karena Alloh swt  telah menjelaskan tentang kisah ujian yang dialami oleh generasi pendahulu kaum muslimin, kemudian menjelaskan berbagai kesalahan yang dilakukan oleh para pelakunya serta mendorong mereka agar tidak mengulanginya. Firman-Nya:
Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman, (QS. 24:17).
      Keempat, mengetahui sunnah ilahiyyah (ketentuan Alloh swt yang pasti) dalam kehidupan, mengenalhikmah dan rahasia  yang terkandung di dalamnya. Di antaranya adalah sunnah Ibtila’ (keharusan adanya ujian), sunnah ini berlaku tanpa pengecualian menimpa orang-orang yang taat dan durhaka, baik mu’min maupun kafir.
    Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). (QS. 3:137)
Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya.(Qs 67/2).

Minggu, 19 Oktober 2014

Puisi ini Ku Tujukan Khusus Pada Calon Imam (Calon Suamiku)

WAHAI CALON IMAMKU YANG AKAN BERTAHTAH DIHATIKU


Ya Allah…

Peluklah hati ini di saat ku mulai merasa gelisah, dalam penantian penuh kesabaran ini, terkadang Hatiku merasa rindu pd dia insan yg ku cintai dalam diamku…

Ya Rabb …

Biarlah Ku simpul dalam setiap do’a-doa dalam Istikharahku kepada-MU rasa ini agar kelak Engkau satukan hatinya dan hatiku yang kan bertaut dan bersemi indah karna Redha-MU….

Ya Rabb…

Tuntunlah Hati hamba agar hanya mau menerima CINTA seorang Insan yang benar-benar Pilihan-MU bukan Semata-mata Pilihan Nafsuku.

Ya Rabb …

,bila dia memang baik untukku,agamaku,masa depan dunia dan akhiratku,bisa membimbing dan membawaku lebih dekat pada-Mu, Maka dekatkanlah diriku dgnnya & satukanlah kami dalam pernikahan yang sakinah, mawaddah, warrahmah …

Tapi kalau bukan dia yang terbaik, Maka jangan biarkan kekagumanku menjadi suka apalagi cinta. Jadikanlah kekagumanku seperti orang lain kagum padanya.

Engkaulah Maha membolak-balikkan hati Maka kutitipkan rasa ini, kuserahkan semuanya pada-Mu, karena semua ini adalah milik-Mu…

Aamiin ya Robbal’ alamiin….....



http://dian-puetri.blogspot.com/2012/01/kumpulan-puisi-buat-calon-imam-ku.html

Sabtu, 18 Oktober 2014

Tips Menghafal Gan



Susah Menghafal? Tingkatkan Memorimu Dengan Langkah-Langkah Ini


Menghafal dan memahami suatu materi memang bukan pekerjaan yang mudah, apalagi jika kamu harus melakukannya dalam waktu yang singkat. Tidak semua orang dianugerahi kemampuan mengingat yang tinggi. Bahkan lebih banyak yang harus berusaha keras hingga terlalu memaksakan diri. Hasilnya, materi dan informasi yang berhasil diserap hanya sedikit.

Sebenarnya, tidak perlu usaha yang sebegitu kerasnya dalam memahami dan menghafal materi. Kamu hanya perlu melakukan usaha yang efektif dan tepat sehingga informasi yang terserap pun akan maksimal. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkah berikut, yuk!



1. Persiapkan Diri dan Mood Dalam Kondisi yang Paling Prima


Pastikan kondisi dirimu sedang baik
Pastikan kondisi dirimu sedang baik
Untuk bisa memahami dan menghafal sebuah materi, pastikan dirimu sedang berada dalam kondisi yang baik. Dalam kondisi seperti ini, tubuh dan otak sedang merasa rileks sehingga lebih mudah untuk menyerap banyak informasi. Jangan sampai kamu memaksakan diri untuk belajar saat dirimu sedang dalam kondisi lesu dan lemas karena tidak akan banyak informasi yang bisa diserap.

Namun kalau memang terpaksa harus belajar saat kondisimu tidak baik, lakukanlah terlebih dulu kegiatan-kegiatan yang bisa memperbaiki suasana hatimu. Kamu bisa berolahraga ringan, meminum teh atau kopi, mendengarkan musik, atau mengobrol singkat dengan orang tersayang. Setelah sudah merasa lebih segar dan semangat, barulah kamu bisa memulai aktivitas belajarmu. 

2. Pilih Tempat yang Menurutmu Paling Kondusif

Pilih tempat yang paling kondusif
Pilih tempat yang paling kondusif 

Selain kondisi diri, tempat di mana kita akan belajar juga mempengaruhi seberapa banyak informasi yang bisa dihafal dan dipahami. Ketahui dengan baik bagaimana karaktermu dalam belajar, apakah lebih kondusif dengan tempat yang ramai atau tempat yang sepi. Dengan mengetahui karakter tersebut, kamu dapat dengan mudah mencari tempat yang paling kondusif dan membuatmu produktif dalam belajar.
Untuk kamu yang kondusif di tempat ramai, kafe bisa menjadi pilihan yang tepat karena memiliki keramaian yang nyaman; tidak sampai membuat telingamu pekik. Selain itu, selalu ada musik yang diputar untuk membuat suasanan semakin nyaman. Nah kalau kamu yang kondusif di tempat sepi, perpustakaanlah tempat yang tepat untukmu. Tidak akan ada gerombolan orang yang akan berisik mengobrol. Kamu pun bisa berkonsentrasi dengan penuh.


3. Persiapkan dan Ketahui Dengan Baik Materi yang Harus Dihafal


Harus mencari tahu lagi materi dan buku apa saja yang harus kamu pelajari hanya akan membuang waktu belajarmu. Maka dari itu, jangan sampai kamu memulai belajar dengan modal niat saja. Pastikan kamu sudah tahu materi mana saja yang harus kamu hafal dan buku apa saja yang harus kamu baca sebagai acuan. Persiapkan dengan baik materi dan buku tersebut, begitu juga dengan alat-alat belajar penunjang, seperti buku tulis dan pulpen. Dengan persiapan yang matang, waktu belajarmu pun akan semakin banyak dan lancar.


4. Catat Poin-Poin Penting dan Buatlah Ringkasan

Catat poin penting dan buat ringkasan
Catat poin penting dan buat ringkasan

Tidak mungkin kamu bisa sempat untuk membaca keseluruhan buku dan memahaminya dengan baik. Lagipula, tidak semua kalimat di buku itu relevan dengan materi yang harus kamu pelajari. Maka dari itu, membuat ringkasan akan sangat membantumu untuk memahami secara umum isi sebuah buku.
Cek kembali kisi-kisi materi yang harus kamu hafal dan pahami. Beri tanda pada setiap halaman yang memuat kisi-kisi materi tersebut. Fokuskan dirimu untuk membaca halaman-halaman tersebut kurang lebih sebanyak 2 kali. Setelah itu, buatlah ringkasan dari halaman-halaman yang sudah kamu baca untuk lebih memudahkanmu dalam menghafal tanpa perlu membolak-balik buku tersebut lagi. Semua materi tersebut sudah kamu rangkum di dalam buku catatanmu.


5. Rekamlah Ringkasan Tersebut Untuk Membuat Proses Menghafal Lebih Mudah

Rekamlah suaramu saat membaca materi
Rekamlah suaramu saat membaca materi

Kalau kamu merupakan tipe orang auditory learner — lebih mudah menghafal dengan mendengar —, cara ini akan sangat membantumu. Namun kalau bukan, tidak salahnya untuk mencoba cara ini.
Bagi ringkasan menjadi 3 bagian, bisa lebih jika materinya sangat banyak. Kemudian rekam suaramu saat membaca ringkasan tersebut, satu bagian mendapat satu rekaman. Pastikan suaramu terdengar dengan jelas saat membaca. Jangan sampai kamu salah memahami materi hanya karena suaramu tidak terdengar dengan baik.


6. Dengarkanlah Rekaman Sembari Membaca Ringkasan Materi Secara Berulang-ulang

Dengar dan baca berulang-ulang
Dengar dan baca berulang-ulang


Tutup bukumu dan hanya fokus pada rekaman serta ringkasan saja. Dengarkan rekaman suaramu dengan baik, sembari membaca bagian ringkasan yang sesuai. Lakukan secara berulang-ulang hingga akhirnya kamu paham dan hafal sekitar 90% materi ini. Semakin banyak kamu mengulangnya, semakin banyak juga informasi yang bisa kamu serap.


7. Tulis Ulang Materi Dengan Hanya Mengandalkan Ingatan

Andalkan ingatanmu
Andalkan ingatanmu

Setelah mendengar dan membaca ringkasan yang telah dibuat secara berulang-ulang, pasti sudah banyak materi yang berhasil kamu ingat dengan baik. Untuk semakin mempertajam ingatan dan hafalanmu, tulis ulang materi tersebut hanya dengan mengandalkan ingatan saja. Jika ada bagian yang terlupa, tinggalkan saja dan lanjutkan ke bagian berikutnya. Setelah selesai hingga ke bagian terakhir, bukalah kembali buku catatanmu dan lengkapi bagian yang tadi terlupa. Ulangi terus hingga tidak ada lagi bagian yang terlupa olehmu.


8. Jelaskan Materi Ini Kepada Orang Lain atau Diri Sendiri Tanpa Membaca Catatan

Jelaskan pada teman
Jelaskan pada teman  

Salah satu cara yang dipercaya bisa menajamkan hafalan dan pemahaman kita adalah dengan menjelaskannya kepada orang lain, bisa teman atau bahkan dirimu sendiri melalui cermin. Melalui cara ini, kamu tidak hanya bisa menghafal dengan baik tapi juga memahami dengan perspektif dirimu sendiri.
Terkadang saat menjelaskan kepada orang, tidak seluruh kata dan urutan kalimat bisa dihafal dengan baik. Jelaskan saja garis besar dari setiap paragraf atau poin yang telah kamu ringkas. Tambahkan dengan contoh atau ilustrasi yang sesuai. Dengan berhasilnya kamu menambahkan contoh, itu artinya kamu sudah berhasil memahami materi yang dipelajari.


9. Selalu Sediakan Waktu Untuk Beristirahat di Sela-Sela Belajar

Istirahat sejenak
Istirahat sejenak 

Selain langkah-langkah di atas, istirahat juga merupakan langkah yang tidak boleh dilupakan. Selalu sempatkan untuk beristirahat sebelum berpindah ke langkah selanjutnya. Kamu bisa memejamkan mata sejenak atau sekedar berjalan-jalan ke luar ruangan. Biarkan tubuh dan pikiranmu yang tegang berubah menjadi rileks kembali. Kamu pun akan menjadi lebih fokus dibandingkan dengan sebelumnya.

Itulah 9 langkah yang bisa membantumu dalam menghafal dan memahami sebuah materi. Mungkin bisa mulai kamu terapkan saat akan ulangan harian atau ujian semester nanti. Selamat mencoba! Semoga sukses, ya